Artikel As-sunnah |
| Hukum Menggabungkan Niat Puasa Syawal dengan Qodho' Puasa Posted: 19 Sep 2010 09:38 PM PDT Shidiq Nur Widayan Assalamu'alaikum wr. wb. Maaf sebelumnya saya ingin menanyakan tentang penggabungan niat antara membayar hutang puasa ramadan dengan niat puasa syawal. Apakah boleh dan mohon dalilnya. Sukron Wassalamu'alaikum wr. wb. **** Untuk menjawab komentar di atas, kami nukilkan fatwa Al Lajnah Ad Da-imah Lil Buhuts wal Ifta' (Komisi Fatwa di Saudi Arabia) mengenai bolehkah menggabungkan niat puasa wajib dengan puasa sunnah. Soal Ketiga dari Fatwa No. 6497 هل يجوز صيام التطوع بنيتين: نية قضاء، ونية سنة Bolehkah melakukan puasa sunnah dengan dua niat sekaligus yaitu niat mengqodho' puasa dan niat puasa sunnah? … Jawab: لا يجوز صيام التطوع بنيتين، نية القضاء ونية السنة، Tidak boleh melakukan puasa sunnah dengan dua niat sekaligus yaitu dengan niat qodho' puasa dan niat puasa sunnah. …. Hanya Allah yang memberi taufik. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya. Al Lajnah Ad Da-imah lil Buhuts wal Ifta' Anggota: Syaikh 'Abdullah bin Qu'ud, Syaikh 'Abdullah bin Ghudayan Wakil Ketua: Syaikh 'Abdur Rozaq Afifi Ketua: Syaikh 'Abdullah bin Baz *** Karena memang dalam penggabungan niat tidak bisa antara wajib dan sunnah. Qodho' puasa Ramadhan itu wajib dan puasa Syawwal itu sunnah. Sebagaimana shalat qobliyah shubuh dua raka'at tidak mungkin digabungkan niatnya dengan shalat Shubuh dua raka'at. Ini contoh dan kaedah yang mesti dipahami. Meski dipahami pula bahwa puasa wajib lebih harus dilakukan dari yang sunnah. Ingat pula bahwa amalan wajib tentu memiliki pahala lebih besar dari amalan sunnah. Hanya Allah yang beri taufik. *** Muhammad Abduh Tuasikal Artikel www.rumaysho.com |
| You are subscribed to email updates from Artikel As-Sunnah To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
0 comments:
Post a Comment