Artikel As-sunnah |
- bagaimana cara menjaga hubungan kekeluargaan Tanpa Ikhtilat (Campur Baur Laki Laki Dengan Wanita)?
- Hikmah Di Balik Asinnya Air Laut
- Hukum Menghadap Kiblat Ketika Membaca al-Qur'an
- Kapan Bersiwak Ketika Seseorang Ingin Berwudhu?
- Perbedaan Hadats dan Najis
- Kapan Usia Yang Cocok Mengajarkan Anak Pendidikan Seks?
- Tata Cara Shalat Wanita Hamil
- Kiat-kiat agar Mudah Mengerjakan Shalat Malam
- Hukum Menyewakan Rumah Untuk Orang Non Muslim
- Download Audio Jeda Rodja "Suriah Berdarah"
- KLARIFIKASI PRIBADI DAN PERMOHONAN MA'AF ATAS PEMBATALAN DAUROH KELUARGA MUSLIM INDONESIA 2012
| bagaimana cara menjaga hubungan kekeluargaan Tanpa Ikhtilat (Campur Baur Laki Laki Dengan Wanita)? Posted: 28 Apr 2012 03:32 AM PDT Pertanyaan: Saya telah membaca terkait dengan fatwa di website anda ini khusus masalah ikhtilat (campur bawur laki-laki dan wanita). Saya berkeyakinan disana ada sebagian kontradiksi. Saya yakin ini adalah suatu kesalahan menurut keyakinanku. Sebagai contoh dalam islamqa.info , anda sebutkan bahwa lelaki tidak diperbolehkan mengajar para wanita kecuali di belakang penutup. Kemudian anda sebutkan di islamqa.info, bahwa para wanita diperbolehkan mengajar di Universitas yang bercampur bawur (ikhtilad) kalau kondisi sosialnya mengharuskan begitu. Sementara saya hidup di Maroko dimana ikhtilan merupakan fenomena diantara fenomena kesehari-harian. Baik diantara keluarga dan kerabat atau dengan orang-orang di jalanan. Tidak seorangpun yang mengingkari hal ini. Sampai para imam masjid mengatakan hal itu diperbolehkan. Tanpa penjelasan ketentuan ikhtilat ini, dan masalah ini saya tidak setuju dengannya pada semuanya. Sekarang pertanyaanku adalah disana ada sebagian orang mempertanyakan dan mengatakan bagaimana seseorang memungkinkan untuk menjaga hubungan kekeluargaan kalau tanpa adanya pertemuan diantara mereka dalam kondisi campur bawur? Mana yang dikedepankan, apakah menjaga hubungan kekeluargaan atau dalam ikhtilat (campur bawur)?. Benar mungkin kita menghindari ikhtilat ketika kita mengundang kerabat ke rumah kita, akan tetapi bagaimana kalau kita pergi ke rumah mereka? Hal itu tidak memungkinkan menjauhi ukhtilat pada kondisi seperti ini. Fitnah pasti akan ada, bagaimana kita mensikapinya? Apakah kita menolak undangan mereka? Dan siapa mereka secara pasti termasuk anggota keluarga yang harus dijaga hubungan dengannya? Apakah mereka anak-anak paman dari bapak dan ibu termasuk di dalamnya? Saya tidak tahu bagiamana seseorang memungkinkan menjauhi masalah terkait dengan ikhtilat, akan tetapi saya percaya bahwa kewajiban kita mencurahkan segenap tenaga untuk menjauhi hal itu. saya mohon arahan terkait dengan yang tadi (kami jelaskan) terima kasih. Jawaban: Alhamdulillah Sesuatu yang bagus –wahai penanya yang mulia- bahwa anda berkeyakinan bahwa diantara kewajiban kita adalah mencurahkan segenap tenaga kita untuk menjauhi ikhtilat yang haram itu. mohon maaf, kami ingin katakan kepada anda, bahwa kami kurang setuju hanya menjaga hubungan kekeluargaan saja, bahkan kami juga mengajak untuk hal itu, menganjurkannya. Karena hal itu termasuk silaturrohim yang Allah dan RasulNya perintahkan kepada kita. Akan tetapi yang lebih penting dari hal itu adalah perlu anda ketahui penanya bahwa kedua masalah itu tidak bertentangan sama sekali. Memungkinkan anda menjauhi dari ikhtilat yang diharamkan, dan memungkinkan juga anda menyambung kekerabatan. Syareat telah datang dengan keduanya, maka tidak mungkin keduanya saling berbenturan. Maka dari itu, prilaku anda di negara anda, yaitu prilaku secara umum menjaga keduanya. Pada kebanyakan negara yang marak di dalamnya ikhtilat. Sebagaimana marak di negara anda. Meskipun begitu mereka memungkinkan melewati hal itu. dan melaksanakan kehidupannya secara normal. Akan tetapi hendaknya pada seseorang keinginan kuat yang cukup untuk hal itu serta menjaganya. Kalau sekiranya anda mengunjungi kerabat anda –sebagai contoh- apa yang anda lakukan di rumah anda dengan mengkhususkan tempat duduk khusus untuk para wanita, dan tempat lain khusus untuk para lelaki. Penjagaan anda akan hal itu, akan memudahkan pelaksanaannya ketika anda mengunjungi rumah orang lain. Ketika mereka mengetahui penjagaan anda akan hal ini, meskipun sempit rumahnya. Sementara pertemuan tidak sengaja di jalan, di tempat masuk rumah kalau sekiranya punya satu pintu masuk atau semisal itu. dalam ajaran agama tidak ada larangan akan hal ini, begitu juga tidak keras dalam masalah ini. Akan tetapi ada kehati-hatian dalam masalahnya agar tidak kembali ke kondisi semula, tidak juga seseorang ada kesengajaan kalau memungkinkan dijauhinya. Terakhir kali, anda perlu ketahui –wahai hamba Allah- sesungguhnya surga itu memerlukan kerja keras, capai dan kesungguhan. Karena surga didekatkan dengan sesuatu yang tidak disukai. Yakni dengan masalah-masalah rumit yang tidak disukai oleh nafsu. Akan tetapi seseorang memerlukan kesabaran dalam ketaatan kepada Tuhannya. Dan ia termasuk bentuk kesabaran yang agung. Dan menjaga untuk melakukan kebaikan agar mendapatkan taufik dari Allah. sungguh Rasulullah sallallahu'alaihi wa sallam bersabda: «إِنَّمَا الْعِلْمُ بِالتَّعَلُّمِ، وَإِنَّمَا الْحِلْمُ بِالتَّحَلُّمِ، وَمَنْ يَتَحَرَّ الْخَيْرَ يُعْطَهُ، وَمَنْ يَتَّقِ الشَّرَّ يُوقَهُ» رواه الطبراني في الاوسط ( 2663 ) وحسنه الألباني . "Sesungguhnya ilmu itu dengan belajar, sesungguhnya sifat hilm (lemah lembut) dengan belajar berlemah lembut, barangsiapa yang mencari kebaikan, maka akan diberikan. Dan barangsiapa menjaga kejelekan, maka dia akan dilindungi.' HR. Tobroni di 'Al-Ausath, 2663 dan dihasankan oleh Al-Albany. Sumber: islamqa.info Publikasi: artikelassunnah.blogspot.com | ||||
| Hikmah Di Balik Asinnya Air Laut Posted: 23 Apr 2012 09:15 PM PDT Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
| ||||
| Hukum Menghadap Kiblat Ketika Membaca al-Qur'an Posted: 18 Apr 2012 08:27 PM PDT Pertanyaan: Apakah wajib menghadap kiblat ketika membaca al-Qur-an? Jawaban: Sudah selayaknya menghadap kiblat ketika membaca al-Qur-an, karena hal itu adalah ibadah, dan ibadah di sukai padanya menghadap kiblat, jika hal itu tidak menyusahkan maka menghadap kiblat adalah sebagai penyempurna (dari ibadah yang dia lakukan -red), jika ia tidak menghadap kiblat, maka tidak ada dosa baginya. [Sumber: Al-Muntaqa Min Fatawa fadilah Syaikh Shalih bin Fauzan bin 'Abdillah al-Fauzan, jilid 2] | ||||
| Kapan Bersiwak Ketika Seseorang Ingin Berwudhu? Posted: 15 Apr 2012 08:08 PM PDT Pertanyaan: Saya ingin tahu hukum menggunakan siwak ketika berwudhu, apakah yang terbaik itu menggunakannya setelah atau sebelum berwudhu? Semoga Allah memberkahi Anda. Jawaban: Alhamdulillah Para ulama telah bersepakat bahwa penggunaan siwak adalah ketika berwudhu. Hal itu berdasarkan sabda Nabi sallallahu'alaihi wa sallam:لَوْلا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ وُضُوءٍ (رواه البخاري تعليقاً ، ورواه ابن خزيمة في "صحيحه" ، رقم 140 وصححه الألباني في "إرواء الغليل" 1/109) "Jika tidak memberatkan umatku, (pasti) akan aku perintahkan mereka (mempergunakan) siwak pada setiap kali berwudhu." (HR. al-Bukhari secara mu'alaq dan diriwayatkan Ibnu Huzaimah dalam Shahihnya, no. 140. Dishahihkan oleh Al-Albany dalam Irwaul Ghalil, 1/109) Diriwayatkan oleh Ahmad, no. 9612 dengan redaksi, "Jika tidak memberatkan umatku, maka (pasti) akan aku perintahkan (menggunakan) siwak pada setiap waudhu." (Dishahihkan oleh al-Albany dalam Shahih al-Jami', 5317) Ibnu Nujaim rahimahullah berkata, 'Mereka berbeda pendapat tentang waktunya, dalam kitab An-Nihayah dan Fathul Qadir (kitab rujukan mazhab Hanafi) bahwa (siwak) itu ketika berkumur (madmadhoh). Sementara dalam kitab Al-Badai dan Al-Mujtaba, sebelum wudhu. Kebanyakan (mengambil pendapat) pertama dan itu yang lebih utama karena itu lebih sempurna dalam membersihkan.' (Al-Bahru ar-Raiq, 1/21) Az-Zarkasyi rahimahullah berkata, 'Ditekankan anjuran bersiwak di beberapa tempat di antaranya ketika shalat dan ketika berkumur (madmadhoh) dalam wudhu.' (Syarhu az-Zarkasyi, 1/30) As-Syarwani rahimahullah berkata, 'Yang dilakukan oleh pengarang –yakni Ibnu Hajar Al-Haitsami- mengikuti sekelompok bahwa (siwak) itu sebelum berbasmalah. Yang jadi pegangan bahwa tempatnya itu setelah membersihkan kedua telapak tangan dan sebelum berkumur.' (Hawasyi As-Syarwani, 1/221) Akan tetapi masalahnya bersifat luwes, karena tidak ada dalil yang jelas dari sunnah akan penentuan waktunya. Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata: "Siwak dengan wudhu itu ketika berkumur, karena ini adalah tempat membersihkan mulut. Dan siwak untuk membersihkan mulut sebagaimana telah ada (hadits) shahih dari Nabi sallallahu'alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda: السواك مطهرة للفم مرضاة للرب ".Siwak itu pembersih mulut dan mendapat keredhaan Tuhan" Maka siwak bersamaan ketika berkumur. Kalau anda ingin, boleh saja bersiwak setelah berwudhu atau sebelum berwudhu. Akan tetapi yang lebih utama adalah bersamaan dengan berkumur.' (As-Syarhu al-Mukhtashar Ala Bulughil Maram, 2/44 Beliau juga mengatakan, 'Para ulama mengatakan, tempat (bersiwak) ketika berkumur. Karena berkumur itu tempat untuk membersihkan mulut. Maka waktunya ketika berkumur. Kalau tidak mudah waktu seperti itu, maka setelah berwudhu. Masalah ini adalah luas.' (Liqa Al-Bab al-Maftuh, 31/133) Dari perkataan Syaikh al-Albany rahimahullah tampaknya beliau berpendapat bahwa siwak dilakukan sebelum membaca basmalah waktu wudhu. Maka beliau mengatakan, 'Caranya –yakni berwudhu- bersiwak, berbismilah, membersihkan kedua telapak tangan tiga kali, keduanya itu sunnah- berkumur dan istinsyaq (memasukkan air ke hidung) dan istinsyar (mengeluarkan air dari hidung).' (At-Tsimar al-Mustathab, hal. 9) Wallahu'alam. [Sumber: Soal Jawab Tentang Islam di www.islamqa.com] Publikasi: artikelassunnah.blogspot.com | ||||
| Posted: 12 Apr 2012 07:04 PM PDT Tanya: jelaskan perbedaan hadast dan najis "imam" <bass.imam@yahoo.co.id> Jawab: Hadats adalah sebuah hukum yang ditujukan pada tubuh seseorang dimana karena hukum tersebut dia tidak boleh mengerjakan shalat. Dia terbagi menjadi dua:
Adapun najis maka dia adalah semua perkara yang kotor dari kacamata syariat, karenanya tidak semua hal yang kotor di mata manusia langsung dikatakan najis, karena najis hanyalah yang dianggap kotor oleh syariat. Misalnya tanah atau lumpur itu kotor di mata manusia, akan tetapi dia bukan najis karena tidak dianggap kotor oleh syariat, bahkan tanah merupakan salah satu alat bersuci. Najis terbagi menjadi tiga:
Dari perbedaan di atas kita bisa melihat bahwa hadats adalah sebuah hukum atau keadaan, sementara najis adalah benda atau zat. Misalnya: Buang air besar adalah hadats dan kotoran yang keluar adalah najis, buang air kecil adalah hadats dan kencingnya adalah najis, keluar darah haid adalah hadats dan darah haidnya adalah najis. Kemudian yang penting untuk diketahui adalah bahwa tidak ada korelasi antara hadats dan najis, dalam artian tidak semua hadats adalah najis demikian pula sebaliknya tidak semua najis adalah hadats. Contoh hadats yang bukan najis adalah mani dan kentut. Keluarnya mani adalah hadats yang mengharuskan seseorang mandi akan tetapi dia sendiri bukan najis karena Nabi -alaihishshalatu wassalam- pernah shalat dengan memakai pakaian yang terkena mani, sebagaimana disebutkan dalam hadits Aisyah. Demikian pula buang angin adalah hadats yang mengharuskan wudhu akan tetapi anginnya bukanlah najis, karena seandainya dia najis maka tentunya seseorang harus mengganti pakaiannya setiap kali dia buang angin. Contoh yang najis tapi bukan hadats adalah bangkai. Dia najis tapi tidak membatalkan wudhu ketika menyentuhnya dan tidak pula membatalkan wudhu ketika memakannya, walaupun tentunya memakannya adalah haram. Jadi, yang membatalkan thaharah hanyalah hadats dan bukan najis. Karenanya jika seseorang sudah berwudhu lalu dia buang air maka wudhunya batal, akan tetapi jika setelah dia berwudhu lalu menginjak kencing maka tidak membatalkan wudhunya, dia hanya harus mencucinya lalu pergi shalat tanpa perlu mengulangi wudhu, dan demikian seterusnya. Kemudian di antara perbedaan antara hadats dan najis adalah bahwa hadats membatalkan shalat sementara najis tidak membatalkannya. Hal itu karena bersih dari hadats adalah syarat syah shalat sementara bersih dari najis adalah syarat wajib shalat. Dengan dalil hadits Abu Said Al-Khudri dimana tatkala Nabi -alaihishshalatu wassalam- sedang mengimami shalat, Jibril memberitahu beliau bahwa di bawah sandal beliau adalah najis. Maka beliau segera melepaskan kedua sandalnya -sementara beliau sedang shalat- lalu meneruskan shalatnya. Seandainya najis membatalkan shalat tentunya beliau harus mengulangi dari awal shalat karena rakaat sebelumnya batal. Tapi tatkala beliau melanjutkan shalatnya, itu menunjukkan rakaat sebelumnya tidak batal karena najis yang ada di sandal beliau. Jadi orang yang shalat dengan membawa najis maka shalatnya tidak batal, akan tetapi dia berdoa kalau dia sengaja dan tidak berdosa, kalau tidak tahu atau tidak sengaja. Kesimpulan: Dari uraian di atas kita bisa memetik beberapa perbedaan antara hadats dan najis di kalangan fuqaha` yaitu:
Wallahu Ta'ala a'la wa a'lam. ____________ Tanya jawab: Assalamu'alaikum, ustad saya mau bertanya nih… kalau misalnya celana yang kita pakai terkena najis,atau percikkan saat kencing, sah kah jika di pakai sholat ? jika tidak, sah kah jika dipakai sholat, tetapi di doble ( ditutup ) pakai sarung ? mohon penjelasannya ustad… syukron… Waalaikumussalam. Silahkan melihat tanya jawab lainnya di link berikut: http://al-atsariyyah.com/perbedaan-hadats-dan-najis.html ___________ Baca :
| ||||
| Kapan Usia Yang Cocok Mengajarkan Anak Pendidikan Seks? Posted: 11 Apr 2012 03:28 AM PDT Pertanyaan: Kapan usia yang cocok mengajarkan anak pendidikan seks? Jawaban: Alhamdulillah. Pertama: Wahai saudara penanya, hendakan kita mengetahui bahwa anak adalah tanggungjawab orang tua. Sebagaimana disebutkan dalam hadits dari Abdullah bin Umar, beliau berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ : الإِمَامُ رَاعٍ وَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ ، وَالرَّجُلُ رَاعٍ فِي أَهْلِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ ، وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ فِي بَيْتِ زَوْجِهَا (رواه البخاري، رقم 853 ومسلم، رقم 1829 ) "Semua kalian adalah pemimpin dan kalian akan ditanya tentang orang-orang yang kalian pimpin. Kepala negara adalah pemimpin, dan akan ditanya tentang kepemimpinannya, seorang bapak pemimpin dalam keluarganya, dan dia akan ditanya tentang yang dipimpinnya. Seorang ibu pemimpin di rumah suaminya." (HR. Bukhari, no. 853, Muslim, 1829) Di antara bentuk tanggung jawab yang dipikul orang tua terhadap anak-anak mereka adalah mencegah mereka dari segala sesuatu yang dapat merusak mereka atau memberi pengaruh negative terhadap mereka. Kedua: Sebagaimana diketahui bahwa pengajaran pendidikan seksual di kalangan barat telah berlebih-lebihan dan menjadi pusat perhatian sehingga dijadikan salah satu materi pelajaran di sekolah atau acara televisi, bahkan seminar dan konferensi. Ironisnya, budaya ini cukup mempengaruhi muslimin, khususnya mereka yang terpedaya dengan wawasan dan budaya barat. Tidak diragukan lagi bahwa mengajarkan permasalahan-permasalahan seksual atau hal-hal terkait dengannya terhadapa anak sejak dini memiliki dampak negative yang banyak. Ketiga: Hendaknya diketahui bahwa mengajarkan anak-anak, laki-laki maupun perempuan, tentang adab-adab Islam yang berkaitan dengan menutup aurat, pandangan, dan meminta izin (masuk ke ruangan orang tua), hendaknya dimulai sejak kecil, atau ketika usia tamyiz atau pada fase sebelum baligh. Dalil-dalil yang menunjukkan hal tersebut telah disebutkan dengan jelas dalam wahyu yang suci. Di antaranya; 1- Firman Allah Ta'ala, يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِيَسْتَأْذِنْكُمُ الَّذِينَ مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ وَالَّذِينَ لَمْ يَبْلُغُوا الْحُلُمَ مِنْكُمْ ثَلاثَ مَرَّاتٍ مِنْ قَبْلِ صَلاةِ الْفَجْرِ وَحِينَ تَضَعُونَ ثِيَابَكُمْ مِنَ الظَّهِيرَةِ وَمِنْ بَعْدِ صَلاةِ الْعِشَاءِ ثَلاثُ عَوْرَاتٍ لَكُمْ لَيْسَ عَلَيْكُمْ وَلا عَلَيْهِمْ جُنَاحٌ بَعْدَهُنَّ طَوَّافُونَ عَلَيْكُمْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَعْضٍ كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الآيَاتِ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ ) (سورة النور: 58) "Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) Yaitu: sebelum sembahyang subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari dan sesudah sembahyang Isya'. (Itulah) tiga 'aurat bagi kamu. tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. mereka melayani kamu, sebahagian kamu (ada keperluan) kepada sebahagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. dan Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana." (QS. An-Nur: 58) Ibnu Katsir rahimahullah berkata, "Allah Ta'ala memerintahkan orang-orang beriman agar para pelayan mereka, seperti budak dan anak-anak yang belum baligh, agar minta izin (kala memasuki ruang khusus mereka) dalam tiga waktu; Pertama sebelum shalat Fajar, karena ketika itu orang-orang sedang tidur di tempat tidur mereka. Kedua; Ketika kalian melepas baju di siang hari, maksudnya waktu qailulah (tidur siang), karena pada saat itu biasanya orang-orang melepaskan bajunya di tengah keluarganya. Ketiga; Setelah shalat Isya, karena itu adalah waktu tidur. Maka para pelayan dan anak-anak diperintahakn agar mereka tidak menerobos masuk rumah pada waktu-waktu tersebut, karena dikhawatirkan akan memandang sesuatu yang tidak baik pada seseorang di tengah keluarganya. Atau amalan semisal itu. (Tafsir Ibnu Katsir, 6/82) Adapun jika sang anak mencapai usia baligh, maka izin hendaknya dilakukan pada setiap waktu, sebagaimana firman Allah Ta'ala, وَإِذَا بَلَغَ الأَطْفَالُ مِنْكُمُ الْحُلُمَ فَلْيَسْتَأْذِنُوا كَمَا اسْتَأْذَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ (سورة النور: 59) "Dan apabila anak-anakmu telah sampai umur balig, Maka hendaklah mereka meminta izin, seperti orang-orang yang sebelum mereka meminta izin. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya. dan Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana." (QS. An-Nur: 59) 2. Dari Amr bin Syuaib, dari bapaknya, dari kakeknya, dia berkata, "Rasulllah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, مُرُوا أَوْلاَدَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرِ سِنِينَ وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ (رواه أبو داود ، رقم 495، وصححه الألباني في " صحيح أبي داود) "Perintahkan anak-anak kalian untuk melakukan shalat saat mereka berusia tujuh tahun, dan pukullah jika mereka telah berusia sepuluh tahun, serta pisahkan mereka di tempat tidur mereka." HR. Abu Dawud, no.495 dan dishohehkan oleh Al-Alban di Shoheh Abi Dawud. Syekh Muhammad Syamsul Haq Al-Azim Al-Abadi rahimahullah berkata, "Al-Manawi berkata dalam kitab "Fathul Qadil Syarh Jami Shagir", 'Maksudnya adalah memisahkan anak-anak kalian di tempat tidurnya jika mereka telah berusia sepuluh tahun, sebagai antisipasi kemudian timbulnya syahwat, meskipun mereka saudara satu sama lain." Ath-Thaybi berkata, "Digabungkannya antara perintah shalat dengan memisahkan tempat tidur anak-anak, sebagai bentuk pengajaran kepada mereka dan upaya menjaga perintah Allah, pendidikan bagi mereka dalam pergaulan antara sesame makhluk, dan agar mereka tidak berada di tempat-tempat tertuduh dan menjauhkan perkara-perkara haram." (Aunul Ma'bud, 2/115) Ini merupakan petunjuk wahyu yang suci yang berkaitan dengan aurat dan rangsangan syahwat, dan dia, sebagaimana pandangan kami, dimulai pada usia sepuluh tahun. Dan ini merupakan usia tamyiz pada umumnya anak-anak. Ketika anak sudah menjelang usia baligh, hendaknya dia diajarkan tanda-tanda baligh dan ciri-ciri yang membedakan antara laki-laki dan perempuan. Diajarkan pula macam-macam cairan yang keluar dari kemaluan kedua jenis manusia. Begitu pula hendaknya diajarkan hukum berwudhu, mandi dengan memperhatikan redaksi yang digunakan dalam pengajaran sesuai dengan kebutuhan untuk itu. Ada dua perkara sangat penting yang hendaknya sudah diajarkan pada anak-anak pada usia yang sangat dini, sekitar usia 3 tahun. Keduanya memilik kaitan erat dengan pemahaman seksual. Keduanya adalah; 1- Pentingnya memisahkan anak kecil laki-laki dan perempuan. Mencampurkan mereka pada usia dini akan menimbulkan kerusakan dan cacat pada cara pandang, sifat dan perbuatan pada kedua jenis tersebut. Karena itu, penting agar dipahami oleh anak laki-laki agar dia tidak memakai pakaian saudara perempuannya, atau tidak boleh mengenak anting-anting di telinganya, atau tidak boleh memakai gelang, karena semua itu berlaku untuk wanita, bukan untuk laki-laki. Demikian pula halnya dikatakan terhadap anak wanita terkait dengan perbuatan dan sifat-sifat saudara laki-lakinya. 2- Hendaknya anak-anak diajarkan keistimewaan aurat, bahwa dia tidak layak terbuka di depan siapapun. Mengajarkan dan mendidik hal ini akan menumbuhkan sifat menjaga diri, malu dan mencegah orang-orang amoral melakukan tindakan bejat kepadanya. Keempat: Adapun masalah wawasan seksual yang berkaitan dengan jimak, atau sesuatu yang umumnya terkait dengan permasalah suami isteri, hal ini hanya dilakukan saat dibutuhkan, seperti jika sudah menjelang pernikahan misalnya, atau dia sudah matang, sehingga dia sudah dapat memahami masalah-masalah umum seperti hukum zina atau semisalnya yang ada kaitannya dengan jimak atau aurat. Hendaknya diketahui, bahwa apa yang dibutuhkan dalam masalah ini pada dasarnya merupakan fitrah. Dan yang penting diperhatikan adalah bahwa hendaknya informasi terkait dengan masalah ini sampai kepada anak-anak secara bertahap sesuai fase pertumbuhan mereka. Dapat melalui kajian-kajian fiqih, majelis ilmu, atau materi pelajaran dengan memperhatikan ucapan dan usia yang cocok untuk menyampaikan masalah ini. Peringatkan mereka fenomena kerusakan moral yang terjadi di kalangan orang kafir dan bandingkan dengan kebaikan Islam yang menganjurkan menutup aurat, sifat malu dan menjaga kerhormatan dari sesuatu yang haram. Kami anjurkan untuk membaca buku 'Ya Bunayyaa, laqad ashbahta rajulan' (Wahai anakku, engkau telah dewasa) karya Syekh Muhamad bin Abdullah Ad-Duwaisy. Di dalamnya terdapat kiat-kiat mengatasi permasalah syahwa pada anak secara syariat. Wallahua'lam. Sumber: islamqa.info/id Publikasi: artikelassunnah.blogspot.com | ||||
| Posted: 04 Apr 2012 06:44 PM PDT Pertanyaan: Aku perempuan yang sedang hamil. Aku tidak bisa sujud dengan sempurna karena tidak nyaman. Apakah sebaiknya aku shalat sambil duduk saja walaupun aku bisa berdiri? Tata Cara Shalat Wanita Hamil: Kaidah shalat bagi orang yang sakit adalah ia shalat dengan cara menjalankan rukun-rukun dan wajib-wajibnya shalat sesuai kemampuan dan tidak melakukan apa yang ia tidak mampu. Banyak dalil-dalil yang menjelaskan mengenai hal ini. Allah Ta'ala berfirman, فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ "Bertakwalah kepada Allah sesuai kemampuan kalian." (QS. At Taghabun: 16) لا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلا وُسْعَهَا "Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai kemampuannya." (QS. Al Baqarah: 286) Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, إِذَا أَمَرْتُكُمْ بِأَمْرٍ فَأْتُوا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ "Apabila kalian diperintahkan dengan suatu amalan, maka tunaikanlah semampu kalian." (HR. Bukhari, no.7288 dan Muslim no.1337) وعَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : كَانَتْ بِي بَوَاسِيرُ ، فَسَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الصَّلاةِ ، فَقَالَ : صَلِّ قَائِمًا ، فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَقَاعِدًا ، فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَعَلَى جَنْبٍ Dari Imran bin Hushain radhiallahu 'anhu, ia berkata, "Aku pernah mengidap wasir, kemudian aku bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengenai perihal shalat. Beliau bersabda, "Shalatlah dengan berdiri, apabila engkau tidak mampu maka tunaikanlah secara duduk, apabila engkau tidak mampu juga, maka tunaikanlah dengan berbaring miring." (HR. Bukhari no.1117) Dengan demikian apabila saudari mampu shalat dengan berdiri maka wajib bagi Anda untuk shalat dengan berdiri. Namun apabila Anda merasa berat untuk berdiri, maka shalatlah dengan duduk. Boleh duduk di kursi atau duduk di lantai saja, tergantung kemampuan dan yang memudahkan bagi Anda. Hanya saja aku (Syaikh Shalih al Munajjid) menyarankan lebih baik duduk di lantai karena sunah shalat sambil duduk adalah dengan cara duduk bersila, hal ini tentu saja sulit dilakukan apabila Anda duduk di kursi. Syaikh Utsaimin mengatakan, "Apabila seseorang tidak mampu shalat berdiri, maka boleh baginya shalat sambil duduk. Menurutku duduk dengan bersila saat berdiri dan rukuk lebih utama. Hal ini tidak mudah apabila seseorang shalat dengan duduk di kursi." Bersila seperti demikian hukumnya tidak wajib, seseorang bisa duduk dengan cara yang ia inginkan karena Nabi shallalalhu 'alaihi wa sallam bersabda "Apabila engkau tidak bisa dengan duduk" beliau tidak merinci tata cara duduknya." (Syarhul Mumti', 4:462) Jadikanlah posisi sujud lebih rendah / condong dibanding rukuk. Apabila engkau mampu shalat dengan berdiri, maka rukuklah dengan menyondongkan badan dan sujud sambil duduk sambil menyondongkan badan (tidak perlu sampai meletakkan dahi di lantai pen.) Syaikh Ibnu Baz mengatakan, "Barangsiapa yang mampu berdiri namun berat ketika rukuk dan sujud, maka kewajiban berdiri ini belum gugur baginya. Ia tetap shalat dalam keadaan berdiri dan rukuk dengan menyondongkan badan ke depan. Pada saat sujud ia tetap duduk bersila dan menyondongkan badannya ke depan. Posisi sujud lebih rendah dibanding rukuk. Seandainya ia sulit untuk sujud saja, maka ketika sujud saja ia menyondongkan badannya ke depan." (Ahkamu shalatil maridh wa thaharatihi) Disadur dari: islamqa.com Diterjemahkan oleh Ustadz Nurfitri Hadi SS Hafidzhahullahu (Tim Konsultasi Syariah) Artikel www.KonsultasiSyariah.com | ||||
| Kiat-kiat agar Mudah Mengerjakan Shalat Malam Posted: 04 Apr 2012 06:46 PM PDT Penulis: Ustadz Abu Muhammad Dzulqarnain (Murid Ulama Besar Saudi Arabia, Syaikh Shaleh bin Fauzan Al-Fauzan) Berikut beberapa kiat yang insya Allah, sangat memudahkan seorang hamba untuk melaksanakan shalat malam. Pertama: mengikhlaskan amalan hanya untuk Allah sebagaimana Dia telah memerintahkan dalam firman-Nya, وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَذَلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ. "Padahal mereka tidak disuruh, kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (hal menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat. Yang demikian itulah agama yang lurus." [Al-Bayyinah: 5] Kedua: mengetahui keutamaan qiyamul lail dan kedudukan orang-orang yang mengerjakan ibadah tersebut di sisi Allah Ta'ala. Hal tersebut karena siapa saja yang mengetahui keutamaan ibadah shalat malam, dia akan bersemangat untuk bermunajat kepada Rabb-nya dan bersimpuh dengan penuh penghambaan kepada-Nya. Hal ini tentunya dengan mengingat semua keutamaan yang telah diterangkan pada awal pembahasan buku ini. Ketiga: meninggalkan dosa dan maksiat karena dosa dan maksiat akan memalingkan hamba dari kebaikan. Al-Fudhail bin 'Iyadh rahimahullah berkata, "Apabila tidak mampu mengerjakan shalat malam dan puasa pada siang hari, engkau adalah orang yang terhalang dari (kebaikan) lagi terbelenggu. Dosa-dosamu telah membelenggumu." [1] Keempat: menghadirkan di dalam diri bahwa Allah yang menyuruhya untuk menegakkan shalat malam itu. Bila seorang hamba menyadari bahwa Rabb-nya, yang Maha Kaya lagi tidak memerlukan sesuatu apapun dari hamba, telah memerintahnya untuk mengerjakan shalat malam itu, hal itu tentu menunjukkan anjuran yang sangat penting bagi hamba guna mendapatkan kebaikan untuk dirinya sendiri. Bukankah Allah telah menyeru Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan umat beliau dalam firman-Nya, يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ. قُمِ اللَّيْلَ إِلَّا قَلِيلًا. نِصْفَهُ أَوِ انْقُصْ مِنْهُ قَلِيلًا. أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا. "Wahai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk mengerjakan shalat) pada malam hari, kecuali sedikit (dari malam itu), (yaitu) seperduanya atau kurangilah sedikit dari seperdua itu, atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al-Qur`an itu dengan perlahan-lahan." [Al-Muzzammil: 1-4] Kelima: memperhatikan keadaan kaum salaf dan orang-orang shalih terdahulu, dari kalangan shahabat, tabi'in, dan setelahnya, tentang keseriusan mereka dalam hal mendulang pahala shalat malam ini. Abu Dzar Al-Ghifary radhiyallahu 'anhu berkata, "Wahai sekalian manusia, sesungguhnya aku adalah penasihat untuk kalian lagi orang yang sangat mengasihi kalian, kerjakanlah shalat oleh kalian pada kegelapan malam guna kengerian (alam) kuburan, berpuasalah di dunia untuk terik panas hari kebangkitan, dan bersedekahlah sebagai rasa takut terhadap hari yang penuh dengan kesulitan. Wahai sekalian manusia, sesungguhnya aku adalah penasihat untuk kalian lagi orang yang sangat mengasihi kalian." [2] Tsabit bin Aslam Al-Bunany rahimahullah berkata, "Tidak ada hal lezat yang saya temukan dalam hatiku melebihi qiyamul lail." [3] Sufyan Ats-Tsaury rahimahullah berkata, "Apabila malam hari datang, saya pun bergembira. Bila siang hari datang, saya bersedih." [4] Hisyam bin Abi Abdillah Ad-Dastuwa`iy rahimahullah berkata, "Sesungguhnya Allah mempunyai hamba-hamba yang menolak tidur pada malam hari karena mengkhawatirkan kematian saat mereka tidur." [5] Abu Sulaiman Ad-Darany rahimahullah berkata, "Ahli ketaatan merasa lebih lezat dengan malam hari mereka daripada orang yang lalai dengan kelalaiannya. Andaikata bukan karena malam hari, niscaya saya tidak suka tetap hidup di dunia." [6] Ketika Yazid Ar-Raqasy rahimahullah mendekati ajalnya, tampak tangisan dari beliau. Saat ditanya, "Apa yang membuatmu menangis?" Beliau menjawab, "Demi Allah, saya menangisi segala hal yang telah saya telantarkan berupa shalat lail dan puasa pada siang hari." Beliau juga berkata, "… Wahai saudara-saudaraku, janganlah kalian tertipu dengan waktu muda kalian. Sungguh, bila sesuatu yang menimpaku, berupa kedahsyatan perkara (kematian) dan beratnya kepedihan maut, telah menimpa kalian, pastilah (kalian) hanya (akan berpikir) untuk keselamatan dan keselamatan, untuk kehati-hatian dan kehati-hatian. Bersegeralah, wahai saudara-saudaraku –semoga Allah merahmati kalian-." [7] Ishaq bin Suwaid Al-Bashry rahimahullah berkata, "Mereka (para Salaf) memandang bahwa tamasya (itu) adalah dengan berpuasa pada siang hari dan mengerjakan shalat pada malam hari." [8] Adalah Malik bin Dinar rahimahullah tidak tidur pada malam hari. Ketika ditanya, "Mengapa saya melihat manusia tidur pada malam hari, sedangkan engkau tidak?" Beliau menjawab, "Ingatan tentang neraka Jahannam tidak membiarkan aku untuk tidur." [9] Mu'adzah bintu Abdillah rahimahallah -yang menghidupkan malamnya dengan mengerjakan ibadah- berkata, "Saya takjub kepada mata (seseorang) yang tertidur, sedang dia mengetahui akan panjangnya tidur pada kegelapan kubur." [10] Keenam: mengenal semangat syaithan untuk memalingkan manusia dari qiyamul lail. Dalam hadits Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, يَعْقِدُ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ ثَلاَثَ عُقَدٍ إِذَا نَامَ بِكُلِّ عُقْدَةٍ يَضْرِبُ عَلَيْكَ لَيْلاً طَوِيلاً فَإِذَا اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ وَإِذَا تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عُقْدَتَانِ فَإِذَا صَلَّى انْحَلَّتِ الْعُقَدُ فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ وَإِلاَّ أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلاَنَ "Syaithan mengikat tengkuk kepala salah seorang dari kalian sebanyak tiga ikatan ketika orang itu sedang tidur. Dia memukul setiap tempat ikatan (seraya berkata), 'Malam yang panjang atas engkau, maka tidurlah.' Apabila orang itu bangun kemudian menyebut nama Allah, terlepaslah satu ikatan. Apabila orang itu berwudhu, terlepaslah satu ikatan (yang lain). Apabila orang itu mengerjakan shalat, terlepaslah seluruh ikatannya. Orang itupun berada pada pagi hari dengan semangat dan jiwa yang baik. Kalau tidak (mengerjakan amalan-amalan tadi), orang itu akan berada pada pagi hari dalam keadaan jiwa yang jelek dan pemalas." [11] Ketujuh: memendekkan angan-angan dan banyak mengingat kematian. Ini adalah kaidah yang akan memacu semangat hamba dalam pelaksanaan ketaatan dan menghilangkan rasa malas. Dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma, beliau berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memegang bahuku seraya berkata, كُنْ فِى الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيبٌ ، أَوْ عَابِرُ سَبِيلٍ 'Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau pengembara yang sekedar berlalu.'." Adalah Ibnu Umar berkata setelah itu, "Apabila berada pada waktu sore, janganlah engkau menunggu waktu pagi, dan, jika engkau berada pada waktu pagi, janganlah engkau menunggu waktu sore. Ambillah dari waktu sehatmu untuk waktu sakitmu, dan ambillah dari kehidupanmu untuk kematianmu." [12] Kedelapan: mengingat nikmat kesehatan dan waktu luang. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ "Dua nikmat yang banyak manusia melalaikannya: kesehatan dan waktu luang." [13] Dari Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhuma, dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, Rasulullah bersabda kepada seorang lelaki sembari menasihati lelaki tersebut, اغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ ، وَصِحَتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ ، وَغِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ ، وَفَرَاغَكَ قَبْلَ شُغْلِكَ ، وَحَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ "Manfaatkan lima perkara dengan segera sebelum (datang) lima perkara; waktu mudamu sebelum (datang) waktu tuamu, kesehatanmu sebelum (datang) sakitmu, kekayaanmu sebelum (datang) kefakiranmu, waktu luangmu sebelum (datang) waktu sibukmu, dan kehidupanmu sebelum (datang) kematianmu." [14] Kesembilan: segera tidur pada awal malam. Dalam hadits Abi Barzakh radhiyallahu 'anhu, beliau berkata, وَكَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَهَا وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا "Adalah (Rasulullah) membenci tidur sebelum (mengerjakan shalat) Isya dan berbincang-bincang setelah (mengerjakan shalat Isya) tersebut." [15] Kesepuluh: menjaga etika-etika tidur yang dituntunkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, seperti tidur dalam keadaan berwudhu, membaca "tiga qul" (yakni surah Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Nas), ayat kursi, dua ayat terakhir dari surah Al-Baqarah, dzikir-dzikir yang disyariatkan untuk dibaca ketika tidur, serta tidur dengan bertumpu di atas rusuk kanan. Kesebelas: menghindari berbagai sebab yang mungkin melalaikan seorang hamba terhadap shalat malamnya. Para ulama menyebutkan bahwa di antara sebab tersebut adalah terlalu banyak makan dan minum, terlalu meletihkan diri pada siang hari dengan berbagai amalan yang tidak bermanfaat, tidak melakukan qailulah (tidur siang), dan selainnya. Demikian beberapa pembahasan berkaitan dengan tuntunan Qiyamul Lail dan shalat Tarawih. Mudah-mudahan risalah ini bermanfaat untuk seluruh kaum muslimin dan bisa menjadi pedoman dalam hal menghidupkan malam-malam penuh berkah pada bulan Ramadhan dan seluruh bulan lain. Amin, Ya Rabbal 'Alamin. Wallahu Ta'ala A'lam. ___________ Catatan kaki: [1] Al-Hilyah karya Abu Nu'aim 8/96. [2] Az-Zuhd karya Al-Imam Ahmad hal. 148 -dengan perantaraan Ruhbanul Lail 1/328-. [3] Lihatlah Sifat Ash-Shafwah 2/262 karya Ibnul Jauzy. [4] Bacalah Al-Jahr wa At-Ta'dil 1/85 karya Ibnu Abi Hatim. [5] Dikeluarkan oleh Ibnu Abid Dunya, dalam Kitab At-Tahajjud wa Qiyamil Lail no. 61, dan Muhammad bin Nashr Al-Marwazy, sebagaimana dalam Mukhtashar Qiyamul Lail hal. 57. [6] Disebutkan oleh Abu Nu'aim dalam Al-Hilyah 9/275, Ibnul Jauzy dalam Sifat Ash-Shafwah 2/262, dan Al-Khathib dalam Tarikh Baghdad 10/248. [7] Diriwayatkan oleh Ibnu 'Asakir dalam Tarikh-nya 65/92. [8] Dikeluarkan oleh Ibnu Abid Dunya dalam Kitab At-Tahajjud wa Qiyamil Lail no. 35. [9] Dikeluarkan oleh Ibnu Abid Dunya, dalam Kitab At-Tahajjud wa Qiyamil Lail no. 59, dan Muhammad bin Nashr Al-Marwazy, sebagaimana dalam Mukhtashar Qiyamul Lail hlm. 76. [10] Siyar A'lam An-Nubala` 4/509. [11] Diriwayatkan oleh Al-Bukhary, Muslim, Abu Dawud, An-Nasa`iy, dan Ibnu Majah. [12] Diriwayatkan oleh Al-Bukhary, At-Tirmidzy, dan Ibnu Majah, hanya saja Ibnu Majah tidak menyebutkan ucapan Ibnu 'Umar. Selain itu, ada tambahan pada akhir riwayat hadits beliau, "… dan hitunglah dirimu dari penghuni kubur." [13] Diriwayatkan oleh Al-Bukhary, At-Tirmidzy, dan Ibnu Majah. [14] Diriwayatkan oleh Al-Hakim dan selainnya. Dishahihkan oleh Al-Albany. [15] Diriwayatkan oleh Al-Bukhary, Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzy, An-Nasa`iy, dan Ibnu Majah. | ||||
| Hukum Menyewakan Rumah Untuk Orang Non Muslim Posted: 03 Apr 2012 12:16 AM PDT Pertanyaan: Saya dan keluargaku tinggal di rumah dua tingkat. Tingkat pertama disewakan, terkadang yang menyewa orang hindu. Apakah merupakan suatu kesalahan kalau ada orang hindu yang tinggal bersama orang Islam di satu rumah? Jawaban: Alhamdulillah Tidak mengapa menyewakan rumah kepada non muslim dengan tujuan untuk tempat tinggal. Dan diharamkan menyewakan untuk dibuat kemaksiatan seperti untuk ibadah atau dibuat tempat kefasikan dan semisalnya. Yang lebih utama disewakan untuk orang Islam. As-Sarkhasy rahimahullah berkata, 'Tidak mengapa seorang muslim menyewakan rumahnya untuk orang dzimmy (non Islam yang tinggal di Negara Islam) untuk tempat tinggal. Kalau di dalamnya dia minum khomr, menyembah salib atau memasukkan babi. Maka orang Islam tadi tidak terkena dosa apapun. Karena dia menyewakan bukan untuk itu. Kemaksiatan tersebut merupakan prilaku orang yang menyewa. Maka pemilik rumah tidak berdosa akan hal itu.' Selesai dari kitab 'Al-Mabsut, 16/39. Telah ada dalam kitab 'Al-Mausu'ah Al-Fiqhiyyah, 1/286: 'Kalau orang dzimmi menyewa rumah dari orang Islam, dimana untuk dibuat gereja atau bar untuk menjual khomr. Maka mayoritas ulama' (Malikiyah, Syafiiyyah, Hanabilah dan teman-teman Abu Hanifah) mengatakan bahwa persewaannya rusak. Karena untuk kemaksiatan. Kalau disewakan orang dzimmi contohnya untuk tempat tinggal, kemudian dibuat untuk geraja atau tempat ibadah secara umum. Maka persewaan terlaksana tanpa ada perbedaan. Sementara pemilik rumah dan orang Islam secara umum, ahli Hisbah (bagian yang menyuruh kebaikan dan melarang kemungkaran) melarangnya. Sebagaimana pelarangan tersebut ada pada rumah yang dimiliki orang dzimmi.' Selesai. Dinukilkan dari Imam Ahmad rahimahullah memakruhkan hal itu dan memperketat dalam masalah jual beli. Al-Mardawi rahimahullah berkata, 'Dinukilkan oleh Marwadzi (dari Imam Ahmad), Tidak dijual, (ditempat) yang diletakkan ukiran dan ditancapkan salib. (beliau) menganggap besar dan memperketat (masalah ini). Dinukilkan dari Abu Al-Harits, 'Saya tidak melihat (tidak setuju) hal itu. Menjualnya kepada orang Islam lebih saya sukai. Al-Khollal mengatakan, 'Masalah menurutku, tidak dijual dan tidak disewakan kepadanya. Karena maknanya satu. Abu Bakar Abdul Aziz mengatakan, 'Tidak ada perbedaan antara penjualan dan penyewaan. Kalau dilarang dijual, maka dilarang juga disewakan. Syekh kami –yakni Syekh Taqiyudin- mengatakan (seperti itu) dan disetujui oleh AL-Qodi dan teman-temannya seperti itu. selesai dari kitab 'Tashihul Furu', 2/447. Sementara AL-Mardawi membenarkan pendapat yang memperbolehkan dengan memakruhkan. Kesimpulannya, bahwa diperbolehkan menyewakan rumah kepada non muslim untuk tempat tinggal. Sementara disewakan kepada orang muslim itu yang lebih diutamakan. Wallahu'alam . Soal Jawab Tentang Islam Sumber: islamqa.info Publikasi: artikelassunnah.blogspot.com | ||||
| Download Audio Jeda Rodja "Suriah Berdarah" Posted: 30 Mar 2012 03:24 AM PDT Bismillah... Keperhatinan kaum muslimin terhadap para ahlu sunnah di Suriah membuat kita sebagai Sesamama Muslim ikut mersakan pula, penindasan yang dilakukan syiah terhadap ahlu sunnah di Suriah, sngatlah kejam tak segan mereka membunuh para anak-anak,remaja,dan dewasa, dan banyak para Muslimah menjadi korban pemerkosaan oleh syi'ah Laknatullah alaih... Tak jarang seoarang anak kehilangan Ibunya,Seorang anak kehilangan Ayahnya La haula ku wa ta illa billah... kita wajib mendoakan mereka krena mereka adlah saudara semuslim,seiman,seagama Krena sesungguhnya muslim yang satu dengan muslim yang lainya itu bagaikan satu tubuh jika yang lain sakit yang satuya juga akan mersakannya dan tidak bisa tidur..... Semoga Allah membumi hanguskan kaum syiah laknatullah dimuka bumi dan mereka para Sunni Ahlussunah yang menjadi korban Syiah Laknatullah mendapat Jannah-Nya...... Aamiin aamiin Ya Allah ya Robbal Alamiin...... download audio jeda-rodja-suriah-berda.mp3 Sebarkan semoga bermanfaat dan berpahala InsyaAllah.... Sumber: dakwahsunnah.mywapblog.com Upload ulang oleh: artikelassunnah.blogspot.com | ||||
| KLARIFIKASI PRIBADI DAN PERMOHONAN MA'AF ATAS PEMBATALAN DAUROH KELUARGA MUSLIM INDONESIA 2012 Posted: 27 Mar 2012 02:55 AM PDT KLARIFIKASI PRIBADI DAN PERMOHONAN MA'AF FAKTA Kejadian sebenarnya seputar pembatalan DAUROH KELUARGA MUSLIM INDONESIA 2012 Segala puji bagi Allah yang pengasih dan penyayang atas hambanya, serta yang maha penolong bagi hambanya yang lemah. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Rosulullah, Keluarga, Sahabatnya dan pengikutnya dengan baik sampe akhir zaman. Sebagai pertanggung jawaban ana kepada Allah subhanahu wata'ala, kemudian kepada sahabat muslim ahlussunnah serta panitia & peserta dauroh keluarga muslim Indonesia 2012 yang sudah mendaftarkan diri dalam dauroh ini untuk menimbah ilmu syar'i sesuai manhaj salaf bersama keluarganya yang sejatinya dilaksanakan di wisata agro kebun teh wonosari lawang malang jawa timur tanggal 29-30 juni – 1 juli 2012, maka ana perlu menjawab klarifikasi yang "TERPAKSA"di tandatangani oleh sebagian ikhwan pengurus yayasan arrahmah golokan sidayu gresik. Semoga dengan klarifikasi ini Allah menunjukkan jalan kepada kita semua untuk menjadi pengikut salafy sejati dan hanya takut kepada Allah saja dalam kehidupannya serta semoga Allah mencurahkan taufiqnya pada kita semua agar mampu membedakan antara kepentingan pribadi dan kepentingan ummat. Dalam klarifikasi ini ana akan menuliskan beberapa kejadian yang di anggap perlu dan sesuai dengan ingatan ana serta beberapa data yang masih tersimpan di beberapa file, sms dll agar masyarakat internet khususnya facebooker faham akan kejadian sebenarnya, ana akan mulai dengan: 1. Permohonan ma'af · Ana ajukan ma'af ana kepada para pemateri khususnya al-ustadz Zainal abiding, Lc dan ustadz Abu zubeir alhawariy atas pembatalan dauroh ini tanpa ana mampu menjelaskan ke beliau tentang apa sebabnya sehingga di batalkan dan ana ucapkan jazakumullah khoiran atas kesediaan beliau meluangkan waktu dan menjadwalkan dalam agenda dakwahnya. · Ana juga meminta ma'af kepada pemateri khususnya al-ustadz Ainur rofiq Lc dan al-ustadz Ahmad sabiq Lc dikarenakan kejadian ini menyibukkan beliau dalam melayani ummat. · Permohonan ma'af juga ana sampaikan kepada para peserta dauroh yang sudah mendaftarkan dirinya dalam menimba ilmu syar'I ini untuk diri dan keluarganya melalui kegiatan ini, tanpa bisa kami jelaskan sebab sebab pembatalannya. · Permohonan ma'af kepada semua pihak yang dirugikan lahir dan batin atas adanya dauroh keluarga ini khususnya majalah majalah islam yang ana cantumkan sepihak. 2. Sejarah perjalanan penyelenggaraan dauroh keluarga muslim yayasan islam arrahmah sidayu gresik. · Ide Dauroh keluarga muslim pertama ana usulkan kepada ikhwan ikhwan yayasan islam arrahmah beberapa tahun lalu untuk mengisi masa liburan dan taddabur alam sambil menimba ilmu syar'i dengan peserta terbatas, dan terlaksana di diklat hidayatullah BATU-Malang dengan pemateri waktu itu adalah ust.Ahmad sabiq, Lc dan ust.Abdurahman thoyyib Lc , maka sejak saat itu keinginan untuk mengadakan kegiatan serupa selalu di ungkapkan beberapa ikhwan pengurus yayasan. Namun karena kesibukan ana pribadi sehingga keinginan itu tdk bisa terlaksana pada tahun berikutnya, dan ada jeda beberapa tahun untuk merealisasikannya. · Dauroh keluarga muslim kedua dilaksanakan di wisata agro kebun teh lawang malang tahun 2011 dengan format untuk umum dan lebih professional dengan melibatkan sponsor dll, silahkan cek di google dan ketik dauroh keluarga muslim insya'Allah akan muncul brosur kegiatan kami tahun yang lalu.dengan pemateri waktu itu ust.ainur rofiq, ust.ahmad sabiq,ust.washito,pak fadil basymeleh(walau akhirnya beliau berhalangan hadir). Dikarenakan masukan dari peserta dan ikhwan ikhwan pengurus yayasan agar diadakan lagi dauroh seperti ini, maka ana pribadi persiapkan dauroh periode ketiga dengan persiapan lebih matang kurang lebih satu tahun sebelumnya, mulai dari booking villa 5-6 bulan sebelum kegiatan, pemateri , survey beberapa lokasi, sponsor, outbond, souvenir dll · Persiapan Dauroh keluarga muslim ketiga tahun 2012 di tempat yang sama sudah mendekati 100% yang akhirnya batal tanpa sebab.dengan semua pemateri sudah siap(walau akhirnya ust Ainur Rofiq dan ust Ahmad Sabiq mengundurkan diri sebagai pemateri), dan jumlah peserta dan panitia yang siap ikut kegiatan ini hampir mendekati 50%,walau acara masih 3-4 bulan kedepan. 3. Pembagian tugas dalam tiap kegiatan dauroh keluarga muslim yayasan arrahmah. · Sejak ide dauroh keluarga muslim di gulirkan dan dilaksanakan, semua tugas persiapan kegiatan ini dari hulu sampai hilir yang bertanggung jawab penuh adalah ana pribadi, dikarenakan sebagian ikhwan ikhwan yayasan yang notabene wong ndeso yang kegiatan sehari hari mereka sibuk di sawah dan tambak maka ana hanya menugaskan mereka pada hal hal yang mudah mereka lakukan di antaranya menemani ana survey lokasi, menyebarkan sebagian brosur, menghubungi ust pemateri yang sudah mereka kenal (ust ahmad sabiq dan ust Ainur rofiq-ana tugaskan akh ZAINUL MUTTAQIN & akh KHUSNUL ),mencatat peserta dauroh serta keuangannya(ana tugaskan akh zainul muttaqin dan akh khusnul), · Dari pembagian tugas yang sudah melalui rapat yayasan ini, maka semua persiapan dauroh dari awal sampai akhir dan semua kesulitan kesulitan yang melingkupinya ana pribadi yang menyelesaikannya dan ikhwan ikhwan yayasan islam arrahmah selama ini hanya terima beres. 4. Survey lokasi dauroh keluarga muslim 2012 dan bukti foto foto. · Setelah kita sepakati tanggal pelaksanaan rencana kegiatan, maka sekitar awal bulan januari 2012 ana dan ikhwan ikhwan yayasan arrahmah melaksanakan survey ke beberapa lokasi untuk dauroh ini di antaranya ke blessing hills, air terjun kakek bodo, pemandian air panas pacet-mojokerto, selecta BATU-malang, PTPN trawas, diklat Hidayatullah BATU, GRAND TRAWAS, dll.. · Setelah beberapa pertimbangan, kita sepakati awal kegiatan dauroh ini di trawas blessing hills karena lokasi yang lebih dekat dan panoramanya yang indah, namun qadarallah setelah kita sepakati tanggal dan hari, ternyata pd tanggal tersebut villa lokasi sudah di booking orang lain, sehingga ana berangkat sendiri untuk memastikan lokasi dauroh tahun ini ke beberapa lokasi wisata dan villa, dan akhirnya di sepakati ikhwan ikhwan yayasan bahwa dauroh tahun ini kembali di laksanakan di kebun teh lawang Malang. · Dalam proses survey ini ana sempat mengabadikan beberapa foto lokasi untuk bahan pertimbangan memilih lokasi (bagi facebooker yang membutuhkan fakta survey lokasi ini, bisa langsung kontak ana) 5. Bukti kesediaan ustadz ustadz pemateri dauroh keluarga muslim 2012, dan BUKAN ASAL CATUT..!! · Sebagaimana penjelasan tentang pembagian tugas ikhwan ikhwan yayasan arrahmah dengan ana dalam dauroh keluarga selama ini, maka untuk pemateri lokal gresik yaitu ust Ainur Rofiq dan ust Ahmad sabiq ana serahkan ke akh zainul muttaqin dan akh khusnul untuk memastikan kesediaan beliau sebagai pemateri dauroh tahun ini, dan Alhamdulillah kepastian kesediaan beliau berdua sebagai pemateri dauroh keluarga sudah kami dapatkan. · Adapun kepastian kesediaan ust.Zainal Abidin Lc sebagai pemateri dauroh keluarga muslim tahun ini akan ana cantumkan jawaban sms beliau ketika ana tanyakan kepada beliau (secara makna yang isinya)"asalamu'alaikum,afwan ustadz, apa antum bisa menjadi pemateri dlm dauroh keluarga muslim di malang jatim?ust.zainal abidin(di nmr 021707xx333*untuk menjaga privasi, ana hapus sebagian nmr beliau) membalas sms tertanggal 28/01/2012 jam : 13.28 "wa'alaikumsalam, insya'Allah(bisa-ed),temanya apa??ana balas,buku antum yang judulnya langkah emas pengusaha muslim?" maka ust zainal abidin(di nmr 0217079x333) tertanggal 28/01/2012 jam 14:16 menjawab;"ya mas, insya'Allah bisa, mau dikirim buku berapa?? Itu beberapa bukti sms ana dengan ust zainal abidin Lc tentang kesediaan beliau menjadi pemateri dalam dauroh keluarga muslim tahun ini. · Mengenai kesediaan ust Abu zubeir alhawary untuk menjadi pemateri dauroh keluarga muslim tahun ini, ana menghubungi beliau melalui YM, sms dan facebook ,..adapun yang ana cantumkan dalam klarifikasi ini adalah sms beliau yang Alhamdulillah sebagian masih tersimpan, ketika ana Tanya melalui sms ke ust Abu zubeir seputar materi yang akan di sampaikan dalam dauroh ini yaitu qur'anku jalanku, dan keutamaan muslimah pengenggam bara api, serta minta no rekening beliau untuk pemesanan tiket pesawatnya, maka ust abu zubeir di nmr :0853xxxx9444"ana samarkan nmr beliau untuk menjaga privasi)menjawab(sambil meluruskan judul materi) tertanggal 08/02/2012 jam:10:15 : "1.Qur'anku…hidupku(bukan jalanku), 2.Muslimah penggenggam bara api, No rek…tar ana cari dulu.." ini salah satu bukti sms kesediaan beliau menjadi pemateri dalam dauroh ini. 6. Persiapan promosi dauroh keluarga muslim Indonesia 2012 · Setelah semua persiapan pelaksanaan kegiatan dauroh keluarga muslim2012 sudah siap mulai dari booking lokasi villa, dan pemateri , maka ana dan akh zainul muttaqin kerumah ust ahmad sabiq ba'da isya'(waktu itu beliau pemulihan dari sakit) untuk mendiskusikan beberapa hal spt pemberitahuan tentang kesediaan ust abu zubeir dan ust zainal abidin sebagai pemateri,dll..dan hal yang masih ana ingat adalah tentang pertanyaan ana apakah nanti beliau bisa bantu memasukkan publikasi dauroh ini ke majalah alfurqon dan almawaddah, maka beliau menjawab insya'Allah akan di bantu memasukkan dalam majalah tersebut secara berselingan, mumpung sekarang(awal bln februari waktu itu)belum banyak mahad salaf yang iklan..jadi masih ada peluang dua bulan bisa masuk dalam majalah. · Sebagai tambahan informasi, tiap kami akan mengadakan dauroh keluarga muslim, maka selalu minta nasehat dan pertimbangan dari ust ahmad sabiq.sehingga kegiatan kami ini selalu beliau ketahui. 7. Malapetaka akibat kesalahan cetak brosur dauroh keluarga muslim yang ana bikin. · Seiring berjalannya waktu, kami mendapatkan kabar bahwa akan ada tabligh akbar syaikh abdurazaq bin abdul muhsin al-abbad hari kamis tgl 16 februari 2012 di lembaga pendidikan saribumi sidoarjo dan jumat 17 februari 2012 di mahad alfurqon gresik, maka ana diskusikan tentang ini pada ikhwan ikhwan yayasan arrahmah gmn kalo kita sebarkan brosur dauroh kita dalam acara tabligh akbar tersebut karena akan di hadiri banyak jama'ah dan lebih efektif, dan karena sebagian ikhwan yayasan arrahmah biasa taklim rutin ke ust ahmad sabiq, maka ana minta mereka minta ijin, apa bisa nitip brosur ketika tabligh akbar syaikh abdurazaq di mahad alfurqon, dari jawaban ikhwan2 pengurus yayasan ust ahmad sabiq mengijinkan dan kl memang mau nitip brosur, usahakan cepat karena waktunya sudah dekat…dikhawatirkan tidak terkejar. · Setelah ana mendapatkan kepastian bahwa tabligh akbar bener bener dilaksanakan tgl tersebut dan sudah mendapatkan ijin untuk di sebarkan , maka ana mencari percetakan di wilayah gresik yang mampu cetak brosur full colour dengan biaya terjangkau sekitar 2500 exemplar dalam waktu cepat. Dan qadarallah waktu bbrp hari belum cukup untuk mendapatkan percetakan yang murah dan bisa cepat untuk mencetak brosur di gresik.akhirnya ana kembali cetak brosur itu di Surabaya langganan tahun lalu. · Dikarenakan waktu yang semakin dekat dan butuh waktu untuk desain ulang, maka ana inisiatif mencari file brosur dauroh tahun lalu di inbox email ana dan di kirim melalui email ke percetakan dengan beberapa keterangan hal yang di edit. · Karena kelalaian ana tidak jeli periksa brosur hasil editan, dan hari yang semakin mendekati hari H tabligh akbar, maka ana iyakan saja ke pihak percetakan untuk cetak brosur tersebut dan hari yang di janjikan pihak percetakan adalah hari kamis bertepatan dengan tabligh akbar syaikh abdurazaq di sidoarjo. · Hari kamis 16 februari 2012 pihak percetakan bilang kl brosur bisa di ambil, karena jadwal tabligh akbar sekitar jam 09 pagi..ana berangkat sekitar jam 05.00 pagi dari gresik ke Surabaya untuk ambil brosur, untuk di bagikan dalam tabligh akbar syaikh abdurazaq di sidoarjo, jarak yang di tempuh waktu itu sekitar 2-3 jam perjalanan dari gresik, mampir ke Surabaya timur dan sidoarjo.brosur ana sebarkan sendiri tanpa ada ikhwan pengurus yayasan arrahmah yang ikut tanpa ana cek.hari itu brosur yg sudah menyebar sekitar 500 exemplar dan sampai hari itu belum ada masalah. · Hari kamis sore ana kembali ke gresik sambil membawa brosur dauroh keluarga muslim dan langsung ana kasihkan ke akh khusnul untuk di berikan ke panitia mahad alfurqon agar bisa di sebarkan dalam tabligh akbar esok harinya jumat tgl 17 februari 2012.dan oleh akh khusnul brosur sudah di kasihkan ke panitia mahad alfurqon dan mereka yang akan menyebarkan brosur tersebut dimasukkan kedalam bingkisan untuk peserta tabligh akbar. · Berdasarkan informasi dari akh zainul muttaqin, sempat Ada tawaran dari akh zamroni :"apa perlu di bantu publikasi melalui radio arroyan??(radio milik mahad alfurqon)" maka kami belum menanggapi tawaran itu. · Jumat 17 februari 2012 sekitar jam 10 pagi ketika berlangsung kajian ust DR.Nur ihsan di mahad alfurqon, ana di kejutkan berita dari akh zainul muttaqin kalo brosurnya bermasalah dan menyebabkan ust Ainur rofiq dan ust ahmad sabiq marah serta menghentikan penyebaran brosur dauroh keluarga muslim yang masih sisa sekitar 300 exemplar dari total 2000 exemplar. · Maka ana langsung berusaha menemui ust ahmad sabiq dan terlaksana langsung waktu itu ba'da sholat jumat 17 februari 2012 didepan kantor mahad alfurqon ketika syaikh abdurazaq selesai khutbah jumat dan lagi di terjemahkan oleh ust DR.Muhammad Arifin Badri. · Kesalahan FATAL dalam brosur tersebut salah satunya adalah kalimat yang tertera di brosur bahwa "PENYELENGGARA"adalah majalah alfurqon dan majalah almawaddah, serta pencantuman nama mahad entrepreneur abdurahman bin auf . · Salah satu hasil pembicaraan dengan ust ahmad sabiq waktu itu adalah ucapan beliau bahwa kalo menghentikan brosur tidak mungkin karena sudah ribuan yang tersebar, salah satu solusinya yang ana minta ke beliau adalah jika ada orang yang bertanya ke mahad alfurqon atau majalah, agar suruh langsung menghubungi kontak person di brosur ( ZAINUL MUTTAQIN sekaligus pencatat keuangan & penerimaan pendaftaran peserta), dan ini di sepakati ust ahmad sabiq waktu itu. Maka ana anggap permasalahan brosur telah selesai dan ana sampaikan ini ke ikhwan ikhwan yayasan arrahmah kalo masalah sudah selesai. · Klarifikasi ana pribadi ke akh yunan (0856.4364.3711)staff bagian iklan majalah PENGUSAHA MUSLIM melalui SMS sekitar jam 10.00 – 11.00 hari jumat tertanggal 17 maret 2012.pertanyaan ana(secara makna) kepada beliau apa bisa di batalkan brosurnya agar tidak di masukkan ke majalah PENGUSAHA MUSLIM terlebih dahulu karena ada kesalahan cetak,??maka beliau menjawab:"sudah naik cetak akh dua hari lalu…"maka ana bilang ke beliau."apa bisa majalah pengusaha muslim di masukkan kedalam penyelenggara kegiatan seperti tahun kemarin dan apakah bisa jadi sponsor dengan memberikan majalah gratis ke peserta dan panitia seperti tahun kemarin..?"maka beliau menjawab"bisa..insya'Allah".maka dari sini ana anggap sudah selesai perijinan dan bukan asal catut nama. · Untuk memastikan bahwa majalah PENGUSAHA MUSLIM sudah memasukkan iklan gratis dauroh keluarga muslim , maka hari jumat tertanggal 24 februari 2012 sekitar jam 10.30(setelah silaturahim ke beberapa ikhwan di Mahad Jamilurahman dan Islamic Center bin Baz Jogya) ana datang langsung ke kantor majalah PENGUSAHA MUSLIM jl.kaliurang km 6,5 untuk membeli majalah terbaru dimana tercetak brosur dauroh keluarga kami, dan waktu itu di temui akh Yudo rahadianto (kl tidak salah beliau menjabat pemimpin perusahaan/HRD )dan seorang staff yang membawakan majalah terbaru edisi khusus ke ana.karena akh hendro yunan(marketing) dan akh machfi Chanani (pemimpin umum)lagi diluar kantor. Maka dari apa yang ana lakukan ini, ana anggap sudah mendapatkan ijin sebagaimana tahun lalu, karena memasukkan iklan di majalah pengusaha muslim juga sudah di ketahui oleh akh machfi sebagai pimpinan umum sebagaimana sms yang di berikan akh hendro yunan ke ana. · Sebagai tambahan informasi, bahwa dauroh keluarga tahun 2011 salah satu sponsor kami adalah majalah almawaddah, majalah pengusaha muslim dan mendapatkan majalah gratis waktu itu. 8. Munculnya tuduhan berbagai pihak di dunia maya khususnya facebooker seputar dauroh keluarga muslim 2012 tertanggal 28,29 februari – 1,2 maret 2012, diantaranya: · Setelah yang sudah ana lakukan,dan ana anggap permasalahan sudah selesai, ana di kagetkan dengan berbagai tuduhan keji di dunia maya yang menyatakan bahwa daurohnya fiktif, · Daurohnya aneh karena biayanya mahal, · Ustadz ustadz belum di konfirmasi. · Yayasan islam arrahmah fiktif. · Akh zainul muttaqin(kontak person) tidak tahu menahu tentang dauroh ini. · Dana Dimasukkan ke kantong edy sendiri hasilnya. · Dauroh penipuan , dll · Sekitar tanggal 28 februari 2012 ba'da dhuhur ada telp dari akh khusnul ketika posisi ana masih di tangerang, kalo ust sabiq memerintahkan menghapus dulu brosur di internet, kalo tidak di hapus hari ini maka pihak alfurqon yang akan menghapusnya dan akan membuat klarifikasi yang akan menyebabkan tersudutnya ikhwan ikhwan yayasan arrahmah , maka ana langsung hapus brosur tersebut sesuai permintaan dimana ana waktu itu masih safar di tangerang, tapi sorenya ana lihat di web majalah alfurqon membuat klarifikasi dan pernyataan bukan penyelenggara, sehingga menyebabkan dunia facebooker makin heboh dalam membenarkan tuduhannya bahwa dauroh ini fiktif dll. · Dalam periode tanggal 28 februari 2012 – 5 maret 2012 ana masih safar dan berusaha klarifikasi sesuai kemampuan baik di facebook maupun menjawab sms dari berbagai pihak, dan klarifikasi yang ana buat memang mengatasnamakan panitia karena memang yang bertanggung jawab penuh bidang external adalah ana pribadi karena tidak mungkin melibatkan ikhwan pengurus yayasan arrahmah dalam kondisi masih berjauhan dan lagi sebagaimana pengakuan mereka yang wong ndeso tidak akan mungkin membuat klarifikasi guna membendung berbagai tuduhan di dunia maya. 9. Rapat maraton ketika ana sudah di gresik · Hari selasa malam ba'da isya' tanggal 6 maret 2012 ana melakukan rapat dengan pengurus yayasan arrahamah tentang berbagai hal, dan sebagian mereka mengatakan agar dauroh keluarga muslim tahun ini di batalkan saja karena tekanan publik(walau tidak dijelaskan penyebabnya), maka ana jelaskan kepada mereka bahwa persiapan dauroh ini sudah siap hampir 100% dan tidak ada alasan yang syar'I untuk di batalkan, serta sudah hampir 50% kuota terpenuhi, maka kita sepakat waktu itu untuk tetap melanjutkan dauroh ini. · Hari sabtu Tertanggal 10 maret 2012 muncul lagi tekanan kepada sebagian ikhwan pengurus yayasan arrahmah agar dauroh di batalkan, maka malam ba'da sholat isya' ana adakan rapat lagi untuk mencari solusi tentang ini, dan kita sepakati bersama untuk meminta masukan ke ust Ainur rofiq, dan semua pengurus yayasan arrahmah kala itu tidak ada yang berani menemani ana menemui ust Ainur Rofiq, · Hari ahad Tertanggal 11 maret 2012, dikarenakan sangat pentingnya permasalahan dan butuh keputusan yang cepat, maka ana sendiri yang menemui ust Ainur Rofiq di masjid nida'ul fitrah sidoarjo ba'da ashar setelah kajian beliau kitab alwajiz , ada dua agenda waktu itu yang ana utarakan, pertama tentang persiapan artikel untuk dauroh khusus muslimah yang beliau isi bulan april tanggal 17 di wiladatika cibubur dari panitia ummahat tangerang dan permasalahan dauroh keluarga muslim, karena jadwal yang padat maka beliau hanya mengatakan kalo nama ana jelek dan menyuruh ana agar menghubungi ust ahmad sabiq untuk keputusan akhirnya dan beliau yang akan diskusi dengan ust ahmad sabiq, maka ana sms ust ahmad sabiq minta waktu ba'da subuh di rumah beliau hari senin tertanggal 12 maret 2012, namun beliau sms "ada jadwal ngajar , sehingga tidak bisa ketemu.sebelum berpisah dengan ust Ainur Rofiq, ana serahkan brosur terbaru yang sudah di revisi dan kertas permohonan menjadi pemateri secara resmi(sebelumnya hanya secara lisan melalui bpk Nasir). · Hari senin 12 maret 2012 ba'da isya', ana adakan rapat pengurus yayasan islam arrahmah tentang kelanjutan dauroh ini,salah satunya, info dari akh khusnul kalo mendapatkan telpon dari ust ahmad sabiq ba'da ashar yang isinya(secara makna) sebagai berikut: "ana(ahmad sabiq) sudah diskusi dengan ustadz Ainur Rofiq, dan menyerahkan keputusan kepada teman teman golokan yayasan arrahmah, dilanjutkan daurohnya silahkan dan di batalkan juga silahkan, tapi kalo di lanjutkan maka kami tidak bisa menjadi pematerinya"demikian isi keputusan ustadz sore itu, dan juga sms dari ust Ainur rofiq ke akh zainul muttaqin yang isinya"bilang edy, kalo ana tidak bisa menjadi pemateri"maka dengan keputusan dari beliau ini, rapat pengurus yayasan arrahmah menetapkan DAUROH TETAP AKAN DI LANJUTKAN (walau ada ketakutan dari sebagian ikhwan, kl ustadz ahmad sabiq dan ust Ainur rofiq akan marah dan memboikot kajian di desa golokan nantinya). · Malam itu juga, tertanggal 12 maret 2012 jam 21.00 Setelah di putuskan dalam forum rapat bahwa dauroh tetap dilanjutkan dengan hanya dua orang pemateri yaitu ustadz Abu zubeir alhawary dan ust zainal abidin, maka ana bikin brosur terbaru dengan edit pemateri dan hal hal yang di anggap perlu dan menghapus info dauroh terdahulu di internet serta sms ust abu zubeir dan ust zainal abidin tertanggal 12 maret 2012 jam 21.05 minta nama asli untuk booking tiket pesawat beliau. · Hari selasa 13 maret 2012 waktu sekitar menjelang dhuhur, ana dapat Sms pembatalan sepihak oleh akh zainul muttaqin ke ana tanpa di dahului rapat pengurus.ketika ana Tanya kenapa di batalkan? Akh zainul muttaqin menjawab:" barusan di suruh menghadap ust Ainur Rofiq dan menyuruh di batalkan daurohnya." · Malam harinya ana kumpul dirumah akh siswanto dengan semua pengurus inti yayasan arrahmah, dan ana sebagai orang yang paling bertanggung jawab tentang dauroh ini, berlapang dada atas dibatalkan daurohnya walau tidak tahu penyebab pembatalannya.kita sepakati malam itu melanjutkan agenda yayasan yaitu pembangunan lokal kelas diniyah mahad entrepreneur dan menemui donatur untuk meminta nasehat tentang persiapan memulai pembangunannya dan tanggal 15 maret 2012 ba'da magrib sampe isya' ana, akh siswanto, akh zainul muttaqin dan akh muammad mukhtar berada di rumah donatur untuk membawa proposal program kerja yayasan dan proyek pembangunannya.selesai malam itu dengan keadaan nyaman tanpa beban lagi. 10. Hari jumat 16 maret 2012 ba'da sholat jumat ANA di kejutkan pemberitahuan dari teman di internet akan Munculnya klarifikasi atas nama yayasan arrahmah golokan sidayu gresik lengkap dengan stempel dan tanda tangan pengurus tanpa melibatkan ana sebagai orang yang bertanggung jawab penuh dalam dauroh dan sebagian program kerja yayasan arrahmah periode 2012 -2015 yang isinya sangat menyudutkan ana secara pribadi. untuk alasan itu dan beberapa nasehat dari sahabat muslim yang lain, ana membuat klarifikasi pribadi ini dan permohonan ma'af agar informasinya menjadi adil dan berimbang. Berikut adalah beberapa hal yang JANGGAL dari klarifikasi yang di lakukan oleh yayasan islam arrahmah dan di publikasikan oleh website majalah alfurqon. v Adakah hubungan antara alasan pembatalan dauroh dengan sejarah perkenalan dengan edy susanto abu asiyah sehingga perlu di jelaskan dalam klarifikasi? v Kenapa klarifikasi pembatalan dauroh yayasan islam arrahmah di publikasikan di website majalah alfurqon, padahal mereka dengan tegas mengatakan 'kami bukan penyelenggara"???? ( walaupun tercantum dok file yayasan arrahmah, yang sejatinya tidak di buat secara resmi oleh panitia yayasan arrahmah melalui rapat pengurus.) v Tidak disebutkan sama sekali sebab sebab pembatalan dauroh keluarga muslim. v Inti klarifikasi lebih pada memojokkan personal dibandingkan dengan alasan pembatalan daurohnya. v Siapa pembuat klarifikasi atas nama yayasan islam arrahmah? jawaban lisan dari akh zainul muttaqin tertanggal jumat 16 maret 2012 ba'da sholat jum'at adalah orang luar yayasan, bukan pengurus yayasan islam arrahmah. Pengurus yayasan hanya di mintai tanda tangan, yang sebahagian panitia mengaku tidak mengetahui secara jelas apa yang di tanda tangani(bagi yang membutuhkan info siapa pembuat klarifikasi, silahkan menghubungi ana). v Sejarah perkenalan ana dengan yayasan islam arrahmah . o Perkenalan ana dengan yayasan arrahmah tidak ada sangkut pautnya sama sekali dengan pembatalan dauroh, maka tidak perlu ana jelaskan. v Sejarah pembangunan masjid arrahmah. Yang sejatinya tidak ada sangkut pautnya dengan pembatalan dauroh, berhubung hal itu disinggung jadi ana jelaskan. o Sebelum masjid arrahmah berdiri beberapa tahun lalu, pengurus yayasan islam arrahmah belum memiliki ide apapun untuk memiliki masjid sendiri, hingga suatu waktu setelah mengikuti tabligh akbar di masjid Telkom Surabaya yang di isi oleh ust abdul hakim abdat dari Jakarta, pengurus yayasan rapat di rumah ana untuk memulai pembebasan tanah guna di bangun masjid dan milik sendiri. o Salah satu poin penting yang kami sepakati waktu itu adalah kalo sampe tahun ini kita tidak mampu membeli tanah untuk masjid, maka jangan berharap akan mampu membangun masjid sendiri selama lamanya.itu salah satu motivasi yang menyebabkan pengurus yayasan arrahmah menjadi semangat dan atas pertolongan Allah mampu membebaskan tanah senilai +/- 22 jt. o Setelah tanah sudah terbeli, maka periode selanjutnya penyebaran proposal untuk pembangunan masjid dan Alhamdulillah ada donatur yang memberikan dana tunai untuk pembangunan masjid, dan ada donatur yang membelikan keramik masjid, membelikan semen dll dari situlah berdiri masjid arahmah. v Sejarah rencana pembangunan mahad entrepreneur abdurahman bin auf o Ide pembangunan mahad entrepreneur abdurahman bin auf ana rapatkan pada pengurus yayasan arrahmah dan di sepakati, sebagaimana ide ana untuk pembangunan masjid beberapa tahun lalu.Untuk meminimalkan konflik dan menjaga hal hal yang tidak di inginkan maka kita memberitahukan hal ini ke ust ahmad sabiq dan ust ainur rofiq. o Dalam pertemuan dg ust ahmad sabiq dirumah beliau, ana dan pengurus yayasan menjelaskan keinginan kami untuk mendirikan mahad entrepreneur yang berbeda segmentasinya dengan mahad alfurqon, beliau tidak keberatan dan menyarankan agar secepatnya memberitahukan kepada ustadz Ainur Rofiq rencana ini. o Melalui LISAN akh zainul muttaqin , ustadz ainur rofiq memberikan waktu untuk ikhwan ikhwan yayasan arrahmah ketemu ba'da subuh dirumah beliau setelah taklim di masjid mahad alfurqon,waktu itu yang ketemu ana, akh siswanto dan akh khusnul, setelah ana jelaskan keinginan tentang pendirian mahad entrepreneur, beliau tidak keberatan dalam rangka tolong menolong dalam kebaikan, dan agar di berikan proposalnya untuk di pelajari serta menasehati kami agar kompak dan jangan sampai bertengkar serta sering sering konsolidasi, jangan sampe terjadi seperti banyaknya yayasan di Kediri yang bertengkar… o Maka sejak sa'at itu, yayasan arrahmah belum pernah sama sekali rapat yayasan tentang pembatalan pendirian mahad entrepreneur abdurahman bin auf sampe ana tahu ada klarifikasi ini. o Jika memang pembatalan pendirian mahad entrepreneur ini resmi dan benar dari yayasan islam arrahmah, kenapa pengurus inti yaitu diantaranya, akh siswanto, akh zainul muttaqin, akh Muhammad mukhtar ikut ana ke rumah donatur untuk memberikan proposal proyek program kerja yayasan arrahmah periode 2012 – 2015 yang salah satunya adalah pembangunan lokal kelas untuk mahad entrepreneur tertangggal 15 maret 2012 , padahal klarifikasi pembatalan daurohnya tanggal 9 maret 2012???. *Stempel dan tanda tangan pengurus yayasan islam arrahmah ,yang tidak melibatkan ana sebagai panitia yang bertanggung jawab atas kegiatan ini. (Berikut ana sertakan sebagian bukti sms , setelah ana tahu klariifikasi ini dan ana tanyakan kpd pengurus kenapa ana tidak di libatkan dalam klarifikasi.) o Jawaban Sms dari akh khusnul (HP:0819.3850.5915 ,sekretaris dauroh)tertanggal 16/03/2012 jam : 12.20 " pak edy, sy benar benar minta maaf,tlg pean ke pak taqin biar pean tahu ceritanya, aq berharap dengan hati baja pean dapat menyikapi masalah ini dan jangan sampai kita bercerai berai gara gara ini.pak edy konco konco paribasan pean gepuk'I yo meneng ae polae saking wedine karo pean (akibat penandatanganan klarifikasi itu-ed)termasuk aku sampe sakit skr ini. o Jawaban sms dari akh siswanto (HP:081.331.163.172, ketua yayasan arrahmah)tertanggal 16/03/2012 jam 13.28 yang isinya"Afwan, ana kemarin terpaksa memberi tanda tangan" dan sms akh siswanto tanggal 18/03/2012 jam 09:06 "sekali lagi kami minta ma'af pak, inilah nasib ketua yayasan yang tak punya pendirian.." o Jawaban sms dari akh Muhammad mukhtar (HP:0857.3307.9869 sekretaris yayasan arrahmah) tertanggal 16/03/2012 jam 13:34 yang isinya :"ana ikut tanda tangan waktu anta masih di Jakarta, dan taqin bawa kertas untuk tanda tangan pembatalan dauroh, dan ana Tanya taqin "kok batal" dia jawab"iya" maka ana langsung tanda tangan saja" o Telpon dari akh zainul muttaqin tertanggal 16/03/2012 waktu ba'da sholat jumat :setelah minta ma'af, ana Tanya siapa yang membuat klarifikasi ini???di jawab orang luar,….(ana rahasiakan orang luar yang di maksud) * Pencatutan majalah alfurqon dan majalah almawaddah sudah ana jelaskan duduk permasalahannya di atas * Pencatutan nama majalah pengusaha muslim juga sudah ana jelaskan kejadiannya seperti dia atas. * Tidak semua pengurus yang tanda tangan mengetahui isi, yang mereka ketahui hanya pembatalan dauroh saja. * Kritikan pengurus yayasan atas klarifikasi yang ana buat di dunia maya Berikut adalah isi klarifikasi yang dkritik pengurus yayasan."sebagai tambahan informasi, kegiatan ini adalah dalam rangka penggalangan dana untuk pembangunan lokal kelas diniyah di desa kami dan mahad enterpreneur kedepannya, karena alhamdulillah berkat pertolongan Allah dalam periodedauroh keluarga muslim pertama dan kedua kemarin, selain dari donatur, sponsor dauroh dan infaq peserta dauroh, panitia penyelenggara mampu membebaskan tanah dan mampu membangun masjid yang bisa di cek langsung ke desa kami" o Disini menunjukkan pentingnya tabayun sebelum berkomentar, dalam klarifikasi ana di atas bergaris bawah ana sebutkan periode dan donatur yang ana maksudkan adalah dalam jangka waktu itu kita mampu membangun masjid dan mendapatkan dananya dari beberapa donatur, mulai dari keramik, semen dan uang tunai sekitar 150juta -170 juta..bukan hanya hasil dauroh. * Klarifikasi atas nama edy sendiri, bukan panitia. o Sebagaimana yang ana jelaskan di bagian atas tentang pembagian tugas, maka klarifikasi yang ana bikin adalah resmi karena ana memang panitia dan yang bertanggung jawab penuh dalam dauroh ini. *Penandatanganan yang dilakukan DENGAN CARA DI PANGGIL satu persatu dan tidak dalam satu tempat dalam forum rapat. Demikian klarifikasi pribadi yang ana buat dan di ketahui oleh sebagian pengurus inti yayasan arrahmah.Jika ada salah dan kekurangan itu dari ana pribadi dan dari syetan. Fakta kejadian sebenarnya ini di buat dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan dari siapapun dan sesuai dengan ingatan saya berdasarkan data kegiatan yang ana catat. Informasi tambahan : o * Bagi yang ada keperluan pribadi, silahkan menghubungi ana di nomor 081.739.4590 * * sebagai bahan tabayun, ana cantumkan nomor nomor hp sebagian pengurus yayasan arrahmah selain yang sudah tercantum dalam sms di atas...m.ikhwan : 0821.3123.8060 ammar suhardi : 0819.4961.7492 ,muhaimin :08123.426.7277 , zainal abidin :0858.5308.8275 o * Beredar kabar di sebagian ikhwan sidayu dan ikhwan yayasan islam arrahmah kalo ana ini masuk anggota jaringan SYIAH di Indonesia dan Tuduhan kalau ana termasuk DPO Badan Intelejen Negara dan akan di tangkap.maka ana akan jelaskan sebagai berikut: - Beberapa tahun lalu, ana pernah membuat tabligh akbar bedah buku"mungkinkah syiah dan sunnah bersatu" karya syaikh muhibbudin alkhattib serentak di 9 kota di jawa timur(sedianya 15 kota tp hanya terlaksana 9 kota) yang isinya adalah membongkar kesesatan syiah dan tidak akan mungkin bersatu dengan islam karena perbedaan aqidah bagai timur dan barat.Dari kegiatan yang meresahkan warga syiah itu, pihak berwajib khususnya dari kepolisian sidoarjo mencatat nama ana sebagai ketua penyelenggaranya karena waktu itu memang menjelang pemilu, diharapkan tidak membuat acara yang akan menjadi konflik. - Alhamdulillah karena ana kenal dengan Anggota Badan Intelejen Negara dan beliau sudah ngaji salaf, ana tanyakan hal itu apa akan menyebabkan ana di tangkap, maka beliau menjamin insya'Allah tidak.dan tentang dauroh keluarga muslim ini juga ana tanyakan ke beliau, apa ana termasuk DPO, maka beliau juga menjawab:" tidak…".
Sedikit Untaian kata dari saya untuk semua semoga bermanfaat dan dapat muhasabah diri sebelum mengeluarkan kata,,,, Barangsiapa yang merasa sakit mulutnya, niscaya air yang tawar akan terasa pahit baginya Bila kejelekan menampakkan kedua taringnya pada suatu kaum maka mereka akan menyerangnya secara berkelompok dan sendiri-sendiri Membeli jiwa dengan berbuat kebajikan itu lebih baik daripada menjualnya dengan permusuhan Janganlah engkau takut akan tipu daya musuh karena senjata mereka hanyalah kedustaan Janganlah engkau menyelam ke suatu pembicaraan yang engkau tidak berhak mendengarkannya Seandainya kamu faham ucapanku niscaya kamu akan memaafkanku Ketika saya menulis saya yakinAtau aku mengetahui ucapanmu maka aku mengkritikmu Tetapi engkau tidak faham ucapanku sehingga mencelaku Dan aku tahu bahwa kamu tidak faham maka aku memaafkanmu Bahwa tanganku akan binasa sedang tulisanku kekal Dan saya tahu bahwa Allah pasti akan menanyaiku Aduhai, apakah nanti jawabnya… Kebenaran itu akan menang dan mendapat ujian, maka janganlah heran, sebab ini adalah sunnah ar-Rahman (sunnatullah). Imam Ibnul Qoyyim di dalam al-Kafiyah asy-Syafiyah (217) |
| You are subscribed to email updates from Artikel As-Sunnah To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |




0 comments:
Post a Comment